Minggu, 19 April 2009

Erroring Mind of Selfish


Manusia adalah makhluk yang selalu berubah-ubah arah anginnya, kadang mereka melawan angin kadang mereka mengikuti kemana angin tersebut bertiup kadang juga mereka tak bergeming meski angin topan bertiup kencang. Pikiran-pikiran manusia selalu terkonsentrasi di tempat obyek masalah yang di hadapi maupun di lalui. Tak mengherankan bila manusia terbagi dalam berbagai kreteria kelompok. Dalam kelompok yang bermimpi dan kelompok yang mencoba untuk tidak bermimpi. Pikiran mereka yang dapat menjadi teori dan acuan bagi manusia lain adalah manusia mimpi yang mencoba untuk tidak bermimpi di dalam mimpi manusia lainnya. 
Bagi mereka yang memakai sistem “Think Out of The Box” adalah manusia – manusia yang bisa di jadikan acuan dan teori bagi manusia kebanyakan. Karena manusia cenderung untuk terfokus dalam obyek di titik yang sama, menjadikan manusia selalu berjalan di tempat. Manusia selalu mementingkan diri sendiri, kepentingan, keperluan dan kebutuhannya. Karena manusia memang di lahirkan sebagai makhluk yang egois dalam hal apapun. Keegoisan mereka tak mengenal strata maupun status hanya level keegoisan dan penggunaannya yang dapat membedakan manusia tersebut. Bagaimana manusia mengatur level keegoisannya dalam hal kehidupan sehari-hari dan menghadapi problematika kehidupan manusia masing-masing.
Mungkin perihal egois terlihat masalah sepele padahal faktor tersebut akan sangat mempengaruhi sifat dan mentalitas manusia. Egois dalam berbagai hal misalnya egois dalam hal beribadah yang menuntut dan menginginkan kasih sayangNya dan surgaNya hanya untuk dia seorang. Keegoisan dalam hal pendidikan yang haus akan ilmu pengetahuan dan menciptakan sesuatu yang berguna bagi manusia lainnya. Keegoisan dalam hal sosialitas dan solidaritas yang mempunyai keinginan untuk membantu sesamanya tanpa pikir panjang. Dan keegoisan-keegoisan lainnya, intinya egois layaknya pisau bermata ganda. 
Di satu sisi dapat menguntungkan manusia itu sendiri maupun manusia lainnya, dan di satu sisi juga dapat merugikan manusia itu sendiri maupun manusia lainnya. Semua tergantung pada kegunaan dan pemakaiannya bila kurang ataupun kelebihan dalam hal tersebut dapat di pastikan akan mempengaruhi dalam pribadi manusia itu sendiri. Maka dari itu penulis menyarankan untuk dapat menempatkan keegoisanmu dalam sisi yang menguntungkan dan dengan porsi yang tepat.
Karena egois adalah suatu software system dalam pribadi manusia, kita harus benar-benar memproses secara cermat karena satu kesalahan kecil akan mengakibatkan system failure dalam pribadi kita dan mengharuskan untuk mem-booting ulang bila memang diperlukan. ;) SaLaM PerJoeAngaN!!!!!

Tidak ada komentar:


ShoutMix chat widget