Rabu, 26 November 2008

Engine Fatality

Ada beberapa kemungkinan di dunia ini yang dapat di peroleh dari suatu benda yang bernama mesin oleh suatu bangsa yaitu sebuah kemakmuran dan kehancuran ekosistemnya. Dimana kita telah diperbudak oleh mesin – mesin yang tak mempunyai perasaan dan hati. Benda metal yang hanya berisikan dengan gir, rantai, oli, dan digerakkan oleh isi perut bumi yang kita butuhkan. Masyarakat kiat beranggap bahwa mesin – mesin itu lah yang akan meningkatkan nilai martabat dan harga diri mereka.

Tapi mereka hanya terbuai oleh impian – impian yang dibuat sedemikian rupa oleh sang mesin dan sang penciptanya. Mereka tidak menyadari bahwa mereka diperbudak oleh mesin – mesin yang tak pernah tidur walau siang dan malam. Kenapa dengan masyarakat bangsa ini? apakah mereka belum cukup pintar untuk mengetahuinya? Dan apa akibatnya bila terlampau jauh tergantung dengan mesin? Memang mesin seperti halnya pisau bermata dua bagi kita, salah satu ujungnya dapat membantu untuk memperluas ruang gerak kita dan yang salah satu ujungnya pun dapat membuat kita semakin terperosok dalam ketergantungan tanpa ujung.

Coba kita mencontoh dari bangsa lain yang lebih mengerti misalnya bangsa Cina dan Jepang. Mereka terlalu pintar untuk di bodohi oleh mesin – mesin tersebut, bukannya mereka di perbudak oleh mesin melainkan memperbudak mesin itu sendiri. Jepang dan Cina adalah contoh konkrit dalam masalah ini, bukannya penulis mengagung-agungkan bangsa Jepang ataupun Cina tapi mencoba untuk mencontoh kepintaraannya selama ini. Semua orang tahu bahwa mereka adalah produsen mesin dan teknologi untuk masa ini. Cobalah tengok disana mereka tidak diperbudak oleh yang namanya mesin-mesin dalam keseharian mereka. Kita sebenarnya sudah mengerti dan tahu akan konstribusi mesin dalam segala bentuk keseharian umat manusia sekarang ini. Namun bila di timang – timang ternyata lebih timpang ke nilai minus untuk kita sendiri.

Mesin bagaikan bumerang buat kita sendiri. Bayangkan semua hal yang terjadi di hadapan kita saat ini, global warming, lelehnya es kutub, labilnya cuaca sekitar, gundul – gundulnya paru – paru dunia yang akan menghasilkan banjir dan tanah longsor, semakin menipisnya lapisan atmosfer, meningkatnya kadar racun karbondioksida di udara bebas karena keegosisan manusia memakai mesin secara berlebih – lebihan. Awal untuk semuanya adalah kembali berpikir logis untuk masa depan umat kita dan konstribusi untuk menyelamatkan dunia ini, dunia ini terlalu letih untuk kita pijaki kawan..... dunia tak mampu untuk menetralkan apa yang kita perbuat selain kita sendiri.

Mulai sekarang pakailah angkutan umum atau bersepedalah menuju tempat kerja selama itu bisa dilakukan. Jangan malu untuk memakai angkutan publik tapi malu lah memakai mobil atau motor yang keren itu. Selain dapat menyehatkan kenapa tidak?! toh masyarakat jaman sekarang lebih sakit jasmaninya karena menuruti cara gaya hidup yang sembrono. Sehat itu mahal dan lebih mahal sehatnya dunia kita.



Tidak ada komentar:


ShoutMix chat widget